Persilakan klien Anda mendaftar untuk mendapatkan penawaran eksklusif dari Anda.

E-mail  

 

 

10 TIPS MENUJU KELUARGA YANG MESRA

 

 ( 1O YANG HARUS DIJAGA DALAM RUMAHTANGGA )

 

 

   Menuju perkawinan yang bahagia, itulah tujuan utama setiap pengantin baru. Yang diharapkan adalah, kebahagiaan bersama dan ketentraman jiwa pada saat-saat berdua.

 

     Kunci utama untuk membahagiakan pasangan adalah dengan menjaga sifat dan sikap kita. memelihara sifat atau sikap positif dan menjauhkan sifat atau sikap negatif. Kalau ingin merasakan kebahagiaan dalam rumahtangga, kita harus mau membahagiakan hati pasangan. Bahagiakan pasangan lebih dahulu, kalau ingin dibahagiakannya !.

 

     Kebahagiaan akan bersinar dalam rumahtangga kalau kedua belah pihak memiliki kepribadiaan yang menyenangkan. Sebaliknya, kebahagiaan akan menjauh kalau salah satu atau kedua belah pihak memiliki kepribadian yang tidak baik. Ada 10 hal utama yang harus dijaga atau dikendalikan agar keharmonisan keluarga tetap langgeng.

 

 

1. Menjaga sikap dari hal yang dapat menyakiti hati pasangan.

2. Menjaga sifat yang bisa menyebabkan pasangan jadi kesal.

3. Menjaga sukma agar tak digerogoti oleh pikiran negatif.

4. Menjaga suara atau tutur kata agar selalu enak didengar.

5. Menjaga situasi keluarga agar selalu dalam keadaan tentram.

6. Menjaga suasana rumah agar tetap terlihat menyenangkan.

7. Menjaga norma susila, yang berlaku dalam masyarakat sekitar.

8. Menjaga stamina agar senantiasa sehat dan segar.

9. Menjaga selera, suaikan dengan selera pasangan dan keadaan.

10. Menjaga syahwat, tak terlalu menuruti kehendak hawa nafsu.

 

      Introspeksi diri perlu dilakukan untuk menyadari kalau ada sifat negatif yang masih bercokol di hati ataupun sikap-sikap negatif yang masih sering dilakukan sehari hari terhadap pasangan. 

 

 

 

 

1. SIFAT

 

 

    “Selamat menempuh hidup baru”, ungkapan itu biasa diucapkan kepada pengantin baru yang akan memasuki kehidupan berumah tangga. Disebut menempuh hidup baru, karena akan memakai segala hal yang baru.

    Disamping pakaian baru, pengantin baru hendaklah juga memakai sifat-sifat yang baru. Sifat kekanak-kanakan yang mewarnai tingkah polah saat remaja seperti cengeng, centil atau ceroboh, sudah saatnya ditinggalkan, ganti dengan sifat-sifat kedewasaan. Sifat-sifat negatif yang tadinya jadi pakaian sehari-hari hendaklah dibuang jauh, ganti dengan sifat-sifat positif seperti ; bijaksana, hati-hati, tenang dan sopan.

.   Biarlah wajah kurang menarik asalkan kepribadian cukup menyenangkan. Biarlah penghasilan pas-pasan asalkan karakter dan sifat membawa pasangan pada ketentraman. Kalau kita punya banyak sifat baik dan sedikit saja sifat buruk, tentu hati pasangan akan lebih tentram dan terbahagiakan.   

      Cobalah merenung menjelang tidur, adakah sifat-sifat negatif yang masih terpakai dalam kehidupan sehari-hari tanpa disadari ?. Tak ada salahnya bertanya pada pasangan, “ apakah aku sekarang sudah bebas dari sifat-sifat yang menjengkelkanmu sayang ?? “.

 

 

 

2. SIKAP

 

 

      Paras yang bagus hendaklah dihiasi dengan sikap yang bagus pula. Wajah rupawan hendaklah dilengkapi dengan kepribadian yang menawan. Tapi kalau kenyataannya raut wajah ternyata kurang bagus, hendaklah dijauhi sikap-sikap yang menyebalkan. Kekurangan yang terdapat pada diri perlu ditutupi dengan sikap yang menyenangkan. Kalau semuanya jelek, mana ada orang yang mau menyayangi ?.

    Bagaimana sikap kita terhadap pasangan sangat berpengaruh pada keharmonisan keluarga. Sikap sehari-hari terhadap pasangan hendaklah memperlihatkan rasa saling menghargai. Sikap santun terhadap pasangan akan lebih membahagiakan daripada wajah rupawan namun sering memperlihatkan sikap menyebalkan.

     Keluarga akan tetap harmonis kalau kedua belah pihak senantiasa memperlihatkan sikap yang santun satu sama lainnya. Sebaliknya, rumahtangga akan mudah retak kalau salah satu atau kedua belah pihak sering memperlihatkan sikap yang menjengkelkan.

 

 

 

3. SITUASI

 

 

      Rumahtanggaku adalah surgaku, pribahasa itu akan jadi kenyataan kalau situasi rumahtangga senantiasa dalam keadaan tentram. Karena itu, kedua belah pihak hendaklah sama-sama berupaya agar situasi keluarga senantiasa dalam keadaan tenang dan damai.

   Apa yang terjadi dalam keluarga jangan sampai menyebabkan situasi keluarga jadi memanas. Jangan pula dibiarkan situasi keluarga senantiasa dingin. Panas atau dinginnya situasi keluarga disebabkan oleh ketidak mampuan diri mengendalikan emosi.

      Menanggapi sikap emosional pasangan dengan sikap emosi pula, hanya akan membuat situasi makin memanas. Kalau dibiarkan berlarut-larut situasi panas akan mengancam keutuhan rumah tangga.

    Api pertengkaran yang sedang berkobar hendaknya dipadamkan segera ketika percikannya masih kecil. Kalau dibiarkan membesar, bisa menyebabkan rumahtangga terbakar oleh api emosi. Situasi rumah tangga akan tentram kalau kedua belah pihak bisa menahan diri dan mengendalikan emosi. 

                                     

 

 

4. SUKMA

 

 

      “Jagalah hati jangan kau kotori,……,”, demikian bunyi salah satu bait lagunya Aa Gym yang cukup populer itu. Memang, sukma tak boleh dikotori dengan perasaan atau pikiran negatif. Sukma adalah kata lain dari hati sanubari. Sukma perlu dijaga dan dikendalikan supaya jiwa tetap tentram.

      Kalau sukma selalu dijaga niscaya rasa bahagia akan mudah tertanam di hati. Kalau hati selalu bersih dan jernih, niscaya rumah-tangga cendrung menjadi keluarga yang harmonis. Sebaliknya, sukma yang penuh noda akan menyebabkan rumah-tangga jauh dari bahagia. Pengendalian sukma, penting artinya bagi keharmonisan keluarga.

    Istri idola adalah istri yang cantik luar dalam. Kecantikan dari dalam atau inner beauty terpancar di wajah wanita yang sukmanya bagus. Raut wajah bagus yang dilengkapi dengan sukma yang bagus, akan membuat suami makin sayang.

    Biarlah kondisi keuangan kurang menggembirakan asalkan sukma dapat dikendalikan. Dan biarlah raut wajah tak terlalu cantik asalkan sukma cukup baik. Kedamaian dan kebahagiaan akan berseri di dalam keluarga yang sukmanya terjaga.

 

 

 

5. SUARA

 

 

      Raut wajah yang enak dipandang perlu dilengkapi dengan suara yang enak didengar. Saat bicara dengan pasangan, tekanan suara hendaklah dijaga agar terdengar lemah lembut dan santun sehingga menyejukkan hati. Perlihatkan rasa sayang terhadap pasangan dengan berbicara secara ramah.          

       Bicara tentang suara berarti bicara tentang tutur-kata. Kalau dalam keluarga suka bertutur kata secara lemah lembut satu sama lainnya, niscaya suasana keluarga akan lebih tentram. Sebaliknya, cara bicara yang keras dan kasar akan menyebabkan suasana jadi memanas sehingga rumah-tangga jauh dari ketenangan.

      Kedamaian hati akan terasa dalam keluarga kalau suara yang didengar cukup menyejukkan telinga. Betapa tentramnya hati seorang istri kalau suami tercintanya suka bicara dengan suara yang lemah lembut. Nasehat yang disampaikan dengan suara yang lemah lembut akan lebih mudah tertanam di hati.

    Suara keras bikin suasana jadi menggerahkan, sebaliknya, suara lemah lembut bikin suasana jadi menggairahkan. Suara keras atau kasar hanya akan menimbulkan kesan garang.

 

 

                 

6. SUASANA

 

 

      Rumahku adalah istanaku. Rumah adalah pelabuhan yang tenang bagi setiap insan. Pribahasa itu akan terbukti kalau suasana rumah senantiasa dalam keadaan nyaman. Rumah akan terasa nyaman bila suasana di dalamnya cukup bersih dan tertata dengan baik.

  Suasana dalam rumah sangat mempengaruhi ketentraman pikiran dan kebahagiaan penghuninya. Kalau suasana rumah selalu bersih niscaya pikiran akan lebih tenang dan terang. Jika suasana rumah senantiasa rapi niscaya pikiran akan lebih segar.

    Biarlah rumah berukuran kecil asalkan kerapian dan kebersihannya terjaga. Biarlah rumah tak terlalu bagus asalkan suasana di dalamnya cukup menyenangkan dan menenangkan jiwa. Bersih dan rapinya suasana rumah akan membuat kemesraan lebih hangat.

    Suasana rumah yang enak dipandang akan membuat perasaan jadi enak. Juga membuat segalanya terasa lebih enak dan menyenangkan. Untuk itu, perlu dibiasakan gotong royong bersama keluarga. Bersihkan rumah dari benda-benda yang merusak pemandangan. Tanamkan janji pada diri sendiri untuk sama-sama ikut menjaga kebersihan rumah.

 

 

 

7. SUSILA

 

 

     Hidup ini ada aturannya, ada tata-kramanya. Sikap dan tindak-tanduk perlu disesuaikan dengan norma susila yang belaku dalam masyarakat. Seorang menantu hendaklah menyesuaikan tingkah-lakunya dengan etika atau norma susila yang berlaku dalam keluarga mertuanya. Dan sebagai warga baru di lingkungan baru, hendaklah bisa beradaptasi dengan norma susila yang berlaku dalam masyarakat sekitar.

     Dimana bumi dipijak, disana langit dijunjung, pribahasa itu menganjurkan kita untuk menyesuaikan diri dengan norma susila yang berlaku dalam lingkungan tempat tinggal.  Perlu dihindarkan tingkah laku yang bertentangan dengan tata krama yang berlaku dalam budaya setempat.

     Susila erat kaitannya dengan tingkah laku dengan lawan jenis. Karena itu pergaulan dengan lawan jenis yang bukan muhrim hendaklah dibatasi. Tindakan melanggar norma susila, bisa merusak citra keluarga. Juga bisa merusak nama baik keluarga mertua. Hal itu akan mengganggu keharmonisan keluarga. Rasa benci mertua akan mempengaruhi rasa sayang suami terhadap istri, begitu pula  sebaliknya. 

 

 

 

8. SELERA

 

 

      Selera suami-istri mungkin saja berbeda satu sama lainnya, bahkan ada yang justru bertolak belakang. Apalagi kalau keduanya berasal dari etnis berbeda atau tingkat sosial yang berlainan. Perbedaan selera dapat menjadi masalah bagi keharmonisan keluarga. Karena itu, kedua belah pihak hendaklah bisa menyesuaikan diri dengan selera pasangannnya.

   Istri yang baik adalah istri yang peduli pada selera suami. Serta menyesuaikan diri dengan selera suami dan juga dengan keadaan ekonomi. Kendalikan selera dan sesuaikan dengan keadaan ekonomi, niscaya keluarga akan terjauh dari masalah.

   Utamakankan keharmonisan keluarga dengan tidak membeli barang yang harganya diluar kemampuan. Apa gunanya barang mahal kalau menyebabkan tak cukupnya dana untuk membeli kebutuhan yang lebih penting?.

    Keharmonisan keluarga akan terganggu kalau isteri tidak bisa menyesuaikan diri dengan selera suami. Lebih gawat lagi kalau tidak bisa menyesuaikan dengan keadaan ekonomi. Selera tinggi tentu menyebabkan pengeluaran jadi lebih besar. Hal itu akan sangat mengganggu ketentraman pikiran.

 

 

 

9. STAMINA

 

 

     Dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat. Pribahasa itu menjelaskan arti penting kesehatan tubuh. Kalau tubuh selalu sehat niscaya stamina akan tetap prima dan pikiran akan lebih segar. Stamina yang prima penting artinya bagi keharmonisan keluarga. Membuat gairah hidup lebih tinggi. Dan membuat gairah biologis lebih bergelora.

       Keharmonisan akan tetap terjaga kalau stamina selalu dijaga. Kalau stamina dalam keadaan vit, segala urusan akan lebih lancar. Istri yang bergairah membuat suami lebih bergairah dan terpuaskan. Suami yang memiliki stamina yang prima, akan membuat istri lebih bahagia.

       Stamina prima erat kaitannya dengan kecukupan gizi. Stamina akan lebih vit kalau makanan yang dikonsumsi mengandung banyak vitamin dan bergizi tinggi. Biarlah makanan kurang enak asalkan sesuai dengan standar kesehatan. Daripada makanan mahal tapi mengandung zat pengganggu kesehatan.

    Biarlah kondisi keuangan agak menurun, asalkan stamina tetap meningkat. Kalau stamina selalu prima, gairah hidup tentu akan tinggi. Rasa bahagiapun akan senang bersemayam dalam hati.

 

 

 

 1O. SYAHWAT

 

 

    Hidup akan selamat, dunia dan akhirat kalau kita bisa mengendalikan syahwat. Mengendalikan syahwat adalah salah satu langkah menuju ketentraman keluarga. Kehendak syahwat cukup dipenuhi sekedar kebutuhan. Kalau terlalu dituruti, bisa mendatangkan banyak masalah. Kehendak syahwat, makin diberi justru makin meminta.

  Selalu menuruti kehendak syahwat belum tentu membahagiakan jiwa, tapi justru akan menambah kegelisahan. Banyak masalah yang akan muncul kalau diri dibiarkan menjadi budak nafsu. Penyakitpun mudah merapat karenanya.

     Kehendak syahwat hendaknya disalurkan dalam batas kewajaran. Sekalipun tak ada larangan untuk melampiaskannya sepuasnya, namun perlu juga diingat kemungkinan pasangan jadi keberatan atau kewalahan. Berusahalah mengendalikan syahwat, jangan justru dikendalikan olehnya.

  Suamipun bisa kewalahan kalau istri terlalu memperturutkan nafsu belanjanya. Karena ingin memenuhi kebutuhan istri yang di luar kemampuan, bisa jadi suami terpaksa melakukan hal-hal yang malanggar hukum seperti korupsi. Bisa-bisa, keluarga ditimpa oleh masalah berat nantinya

 

 

 

Sebait Puisi Harmonis

 

 

Sujud Pertemuan

 

 

Bila telah tersurat sebuah takdir

Ku bimbing sama rindu yang bersemayam di hatimu

Aku bersujud di atas pertemuan ini

Yang Tuhan menjadi saksi sebuah ikatan

Izinkan aku mencintaimu

Apapun dirimu adanya

Akan kucoba tetap setia

Begitupun aku adanya

Cobalah untuk tetap setia

Izinkan aku mencintaimu

Meski mulanya kau asing bagi ku

Dan aku pun aneh di hadapan mu

Tetap lah di sini menjadi pengantin sejatiku

Kita tak pernah sempurna

Ingat-ingatkan lah aku dengan cintaNya

-------------------------------------

 

Puisi Islami untuk Istri

 

Judul : Bersama Menuju Surga-Nya

 

Dimulai semenjak hari itu,
Tekatku bulat asaku menyatu,
Memberi arti dalam hidupmu,
Sebagai teman pelepas rindu….

Wanita terindah anugerah Tuhan,
Bersamamu wujudkan sejuta angan,
Ciptakan momen penuh kesan,
Ceritakan hari hilangkan ratapan….

Untukmu wahai Istriku tersayang,
Tak perlu ragu pun bimbang,
Cinta yang ada takkan hilang,
Sampai ajal pasti kukenang….

Seluruh cinta kupersembahkan,
Darimu ialah semua harapan,
Tak ada jenuh maupun bosan,
Dari hari ini hingga di kemudian….

Temani aku menuju Surga-Nya,
Kubimbing engkau dengan setia,
Bilamana nyawa lepas dari raga,
Bahagia denganmu sepanjang masa…

 

 

======================================

 

Kehadiranmu

 

 

Istriku,


Amanah taklah kecil bagimu,
Yang Tuhan Titipkan kepadamu,
Di sepenggalan sisa usiaku…

Dia hadirkan engkau untukku,
Yang haus akan kasih sayangmu,
Secercah cinta terbit dimatamu,
Meski segumpah gundah jua menjamu…

Kaulah istriku,
Penghibur sedih dan laraku,
Pelarai cemas dan gelisahku,
Pengusir gundah dan dukaku…

Wahai istriku tercinta,
Kubimbing engkau menuju Surga-Nya,
Begitu besar harapan tercurah,
Disetiap kali kedua tangan mengadah…

Hai istriku tersayang,
Kehadiranmu membuatku tenang,
Semula haru berubah girang,
Untuk jalani hidup yang panjang…

Ibu dari Anak-Anakku

Tak banyak kata yang bisa terucap,
Kala wajah letihmu kutatap,
Terlihat penuh asa dan harap,
Namun tak pernah lelah mendekap…

Untukmu wahai sang istriku,
Untukmu ibu dari anak-anakku,
Terima kasih yang besar kuutarakan selalu,
Atas kasih sayang dan cintamu…

Tiada kata letih dalam menjaga,
Mendekap erat segenap jiwa raga,
Meski kadang terluka oleh kata,
Ikhlas dan tabah selalu kau jaga…

Tetaplah jadi ibu dari anak-anakku,
Tetaplah jadi satu istriku,
Tiada rasa bosan pun jemu,
Aku mencintai dirimu selalu…

 

 

======================================

 

Ketulusan Cintamu

 

Telah datang kabar gembira,
Dari Sang Maha Pencipta,
Atas terjawabnya sebuah do’a,
Terwujudnya sebuah asa…

Hadirmu, memberi warna baru,
Memberi cahaya di dalam kalbu,
Di bawah awan dan langit biru,
Kaulah hadir yang selalu ku tunggu…

Ketulusan cintamu tak pernah ku ragu,
Kelembutan kasihmu kuharap selalu,
Semoga kita tetap bersatu,
Hingga terpisahkan oleh waktu…

Kau lebur semua gundah di dada,
Kau sirami panasnya hati membawa,
Lewat ikhlas cinta yang kau bawa,
Membuat namamu selalu terselip dalam do’a…

Terima kasih Tuhan atas Anugerah-Mu,
Kau titipkan seorang wanita pemalu,
Malu jika mengingkari-Mu,
Malu saat matanya menatapku…

 

======================================

 

Pelipur Lara

 

 

Ketika tubuh diterpa lelah,
Rasa jenuh mulai menjarah,
Aku pulang menuju rumah,
Disertai hati resah dan gundah…

Kau bukakan pintu rumah,
Kau sambut dengan senyum sumringah,
Terpampang raut wajah yang indah,
Darimu wahai, istri sholehah.

Ketika senja mulai menjamu,
Malam gelap gantikan langit biru,
Kaulah pelipur segenap laraku,
Pelebur letih dan penatku…

Engkaulah satu dalam hati,
Cinta kasihku yang abadi,
Semoga Tuhan memberkati,
Curahan kasih yang suci.

Terima kasih istriku sayang,
Semua darimu akan kukenang,
Sampai nanti masanya datang,
Kaulah pelipur lara sepanjang zaman…

 

 

Cinta Terbesar

 

 

Bagaimana aku tidak bersyukur,
Mendapat cinta yang amat bercucur,
Semua gundah menjadi lebur,
Segala lara perlahan hancur…

Darimu si wanita penyabar,
Kudapatkan cinta yang amat besar,
Untuk tempuh kerikil hidup nan kasar,
Bangkitkan semangat hingga berkobar…

Tak henti terima kasih kuhaturkan,
Tak bosan cinta kau berikan,
Atas cinta yang amat besar,
Yang kau curahkan dengan sadar…

Istriku, percayalah padaku,
Cinta yang ada takkan membuntu,
Selamanya kupersembahkan padamu,
Selama hidup dan matiku…

 

Kau Milikku

 

Kau bukan Kartini, kau istriku,
Menemani siang dan malamku,
Dalam suka dan dukaku,
Dalam gelak dan tangisku..

Kau bukan Siti Aisyah, kau istriku,
Ibu dari anak-anakku,
Pembangun di subuhku,
Perestu menuju surgaku..

Kau hanya manusia biasa,
Namun cintaku padamu luar biasa,
Kesabaran dan kelembutan kata,
Membawaku menuju bahagia..

Tetaplah disini, aku butuh akanmu,
Cinta, kasih sayang dan pengorbananmu,
Semua yang ada pada dirimu,
Bersama menuju surga yang dirindu..

 

 

Do’a Untuk Istri

 

 

Ketika mantari di ufuk barat,
Aku berdiri menghadap kiblat,
Kuutarakan dengan khidmat,
Hingga aku dengan-Nya terasa dekat...

Kutadahkan kedua tangan,
Mengharap Dia mendengarkan,
Atas apa yang aku sampaikan,
Atas semua asa dan harapan...

Air mata mengalir membasahi pipi,
Bagai terhanyut dalam mimpi,
Segumpal do’a di penghujung hari,
Untukmulah, wahai sang istri...

Kupanjatkan harapan dan asa,
Menghadap Tuhan Yang Maha Kuasa,
Semoga engkau mendapat berkah,
Wahai istriku yang sholehah...

Oh istriku,
Betapa aku mencintaimu,
Do’aku tak henti mengalir untukmu,
Semoga kebaikan selalu padamu...

 

 

   WANITA SEJATI

senyuman indah penyeri jiwa

nurani hatimu bak bunga

memberikan kasih dan sayang

mekar di taman segar menghijau

hartamu pekerti yang mulia

menghiasi sopan dan santunmu

menebar keikhlasan di hati

kebaikanmu disebarluaskan

jadilah kau seperti lebah

menyentuh bunga tidak melukai

mengeluarkan madu tidak beracun

terbang dengan rasa cintanya

hinggap dengan talian kasih sejati

kau wanita sejati

menghirup wangi kesturi

binalah jati diri bak gunung-ganang

berdiri dengan kukuhnya

mudah-mudahan jadilah  kau

wanita yang setinggi-tinggi darjatnya

Insya-Allah

    

      

 

Laki-laki Sejati ……



Seorang anak gadis bertanya pada Bunda,

bagaimana memilih lelaki sejati?   --- 

Bunda menjawab, “ Nak…

Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari bahunya yang kekar,
tetapi dari kasih sayangnya pada orang disekitarnya….

Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari dadanya yang bidang,
tetapi dari hati yang ada dibalik itu…

Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari suaranya yang lantang,
tetapi dari kelembutannya mengatakan kebenaran…..

Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari kerasnya pukulan,
tetapi dari sikap bijaknya memahami persoalan… 

Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari bobot bebannya,  

tetapi dari tabahnya dia menghadapi lika-liku kehidupan…

Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari jumlah sahabatnya,
tetapi dari sikap bersahabatnya pada generasi muda bangsa

Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari bagaimana dia di hormati ditempat bekerja,
tetapi bagaimana dia dihormati didalam rumah…

Laki-laki sejati bukanlah yang banyak dipuja wanita,
tetapi komitmennya terhadap wanita yang dicintainya…”

 

 

Destinasi Rindu

Selamat datang kekasih, di petapaan rinduku

Kubawa segelas madu untuk hidangan

Di atas restu Nya tersulam ikatan

Menuju anjungan cinta Nya di taman syurga

Kan ku jadikan kau permata di pentas hidupku

Pintaku padamu kekasih hati

Temanilah aku menyelam rinduNya

Itulah destinasi percintaan ini

Pada kau yang bergelar istri

Kuhadiahkan sekalung rindu ilahi

Kubimbing sama langkah mu

Dan kau pun sama

Jika kau tertelan hempedu akulah penawarmu

Jika ku tertusuk duri kaulah penawarku

Kekasih, kekallah bersamaku

Langit telah menuliskan di dedaun rindu

Takdir mu merawat pohon cinta bersamaku

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Alamat : jl. Swadaharma 5 

cipulir - Jakarta Selatan 

Nama  
E-mail  
Pesan  

Ayo bepergian!

Kontak

 

Tambahkan keunggulan utama yang membuat bisnis Anda layak menjadi yang terbaik dan unik. Tambahkan pula alasan mengapa klien harus memilih produk atau layanan Anda serta keuntungan yang akan mereka dapatkan setelah produk tersebut dibeli. Tuliskan dalam gaya bahasa Anda. Setelah itu, klik Selesai.

gallery/IMG_20200602_113148
gallery/Pengantin Minang