Home » 5 Cara Ampuh Mengatasi Ejakulasi Dini Sendiri di Rumah

5 Cara Ampuh Mengatasi Ejakulasi Dini Sendiri di Rumah

cara mengatasi ejakulasi dini sendiri

Apa itu Ejakulasi Dini?

Ejakulasi dini (biasa disingkat EDI) adalah kecenderungan orgasme yang terlalu cepat sebelum waktu yang diinginkan. Seseorang yang mengalami ejakulasi dini akan dengan mudah ejakulasi hanya dengan rangsangan yang minimal. Baik itu terjadi ketika foreplay ataupun ketika penetrasi.

Ejakulasi dini adalah masalah seksual yang banyak dikeluhkan para pria. Salah satu hasil survei menyebutkan bahwa; satu dari tiga pria mengalami ejakulasi dini.

Cara Mengatasi Ejakulasi Dini Sendiri

Selain faktor biaya, rasa malu pun menjadi penghalang seseorang untuk berkonsultasi masalah ejakulasi dini kepada dokter ahli. Bagi kebanyakan orang, masalah ejakulasi dini dianggap sebagai masalah yang menurunkan harga diri. Oleh karena itu, sebisa mungkin mereka menutupi keadaan tersebut. Mereka sebisa mungkin mengatasinya sendiri, mencari obat sendiri, dan membelinya sendiri.

Di sini, kita akan membahas beberapa cara dalam mengatasi ejakulasi dini secara mandiri, semoga bisa membantu mengatasi masalah yang kita alami:

1. Cara Instan dan Ampuh Mengatasi EDI: Mengurangi Sensitifitas Mr.P.

Kepala Mr.P yang super sensitif adalah salah satu penyebab ejakulasi dini. Oleh karena itu, salah satu cara mengatasinya adalah dengan mengurangi sensitivitas penis. Dengan sensitivitas penis yang berkurang, maka durasi hubungan intim menjadi jauh lebih lama.

Mengurangi sensitivitas penis dinilai sebagai cara yang efektif dalam mengatasi ejakulasi dini karena bisa langsung dirasakan hasilnya.

Banyak jenis obat oles untuk menunda ejakulasi yang dijual di pasaran, mulai dari ramuan tradisional sederhana sampai produk farmasi modern. Contoh obat-obat ini misalnya; NOEDI, FOREDI, LICENGSUI, GAMBIR SIAM dan HAJAR JAHANAM.

Sebagai pengguna dan penjual obat pasutri, saya rekomendasikan NOEDI karena harganya ekonomis, khasiatnya instan dan nyaman digunakan karena tidak sepanas Hajar Jahanam dan tidak semahal FOREDI. Untuk perbandingan kelebihan dan kekurangan obat oles ini, silahkan baca artikelnya di sini

2. Mengatasi EDI dengan Mengonsumsi Mineral yang Dibutuhkan.

Dikutip dari www.medicalnewstoday.com yang berjudul “Home remedies for premature ejaculation” disebutkan bahwa mineral tertentu dapat membantu kesehatan organ seksual dan mengurangi ejakulasi dini.

Tetapi tentu jangan berharap dengan mengonsumsi mineral ini akan lansung terasa khasiat “tahan lamanya”. Membutuhkan waktu dan harus rutin dikonsumsi untuk bisa merasakan khasiatnya.

Mineral-mineral itu di antaranya:

  • Zinc atau Seng

Mengonsumsi suplemen seng bisa meningkatkan kesehatan  organ seksual secara umum, meskipun tidak ada penelitian langsung yang menghubungkan seng dengan mengatasi ejakulasi dini.

  • Magnesium

Sebuah tinjauan dalam Asian Journal of Andrology mencatat bahwa kadar magnesium yang rendah merupakan salah satu faktor yang menyebabkan ejakulasi dini, karena magnesium itu dapat meningkatkan kontraksi otot tertentu pada saat orgasme. Oleh karenanya, asupan magnesium yang cukup dapat membantu mengurangi gejala ejakulasi dini.

  • Mineral lainnya

Sebuah penelitian dalam jurnal Reviews on Environmental Health mencatat sejumlah mineral yang juga memainkan peran penting dalam fungsi sperma dan kesuburan pria secara keseluruhan. Beberapa mineral untuk kesehatan reproduksi adalah: Kalsium, Tembaga, Mangan dan Selenium.

  • Makanan yang Mengandung Mineral

Seperti yang disebutkan di poin sebelumnya bahwa seng dan magnesium memiliki peran dalam kesehatan seksual, maka mengonsumsi makanan yang mengandung kedua mineral tersebut mungkin bisa dijadikan alternatif. Makanan itu di antaranya:

  1. Tiram
  2. Biji labu
  3. Kedelai
  4. Yoghurt
  5. Bayam
  6. Sereal gandum
  7. Kacang almon
  8. Kacang merah
  9. Buncis
  10. Biji wijen
  11. Daging sapi dan domba
  12. Cokelat hitam
  13. Bawang putih
  14. Kacang polong

3. Mengatasi EDI dengan Melatih Otot PC ( Senam Kegel).

Sebuah studi oleh Antonio L. Pastore memperoleh data bahwa 82% orang yang melatih otot PC atau melakukan senam kegel selama 12 minggu (3 bulan) berturut-turut bisa mengontrol ejakulasi mereka dengan lebih baik dan menambah waktu untuk mencapai klimaks.

Apa Itu Otot PC?

Otot pubococcygeus atau otot PC adalah otot yang sama yang digunakan untuk mengontrol aliran urine.

Salah satu cara menentukan otot yang akan dilatih pada senam kegel adalah: ketika buang air kecil, coba hentikan aliran itu, otot yang digunakan untuk menghentikan kencing itulah yang dinamakan otot PC dan otot itulah yang dilatih dalam senam kegel. Tetapi senam ini bukan meminta Anda menghentikan buang air kecil ya.

Cara Melatih Otot PC/Senam Kegel

  1. Anda dapat melakukan senam kegel sambil berdiri, duduk, ataupun berbaring.
  2. Kontraksikan otot PC Anda selama 3 detik (seperti menahan aliran kencing sekuat mungkin),  kemudian rileks selama 3 detik. Ulangi minimal 10 kali berturut-turut. Lakukan latihan tersebut minimal 3 kali sehari.
  3. Setelah lewat beberapa hari, ketika otot PC Anda sudah ber-tambah kuat. Secara bertahap, tingkatkan durasinya, misalnya menambah kontraksi selama 6-15 detik dengan waktu rileks tetap 3 detik.
  4. Jangan kencangkan perut, paha, atau bokong. Fokus hanya pada otot-otot PC.
  5. Jangan menahan nafas. Jaga agar seluruh tubuh Anda tetap tenang dan rileks, sambil bernapas dengan normal.

Seberapa Sering Harus Melatih Otot PC?

Idealnya Anda harus berlatih kegel minimal 3 – 5 kali sehari. Jika lebih banyak berlatih maka tentu lebih baik.

Jika melihat dari hitungan, memang sepertinya banyak, tetapi sebetul-nya tidak lebih dari lima menit per sesi latihan, dan bahkan lebih cepat lagi ketika Anda baru memulai latihan ini.

Murah Meriah Tetapi Harus Konsisten

Anda memang tidak perlu mengeluarkan biaya apapun untuk senam kegel ini, senam ini bpun erisiko rendah, mudah dilakukan di mana saja dan kapan saja. Tetapi tentu ada yang harus dibayar, yaitu harus melakukannya dengan rutin dan konsisten, karena efek positif dari latihan kegel tidak akan terjadi secara instan atau segera. Butuh sekitar 12 minggu atau 3 bulan untuk merasakan efek positifnya.

Yang biasa terjadi pada latihan ini adalah lupa, sehingga jadwal harian terlewatkan. Sebaiknya tetapkan pengingat (alarm) rutin di smartphone Anda untuk mengingatkan kegiatan ini sehingga bisa dilakukan dengan rutin.

4. Mengatasi EDI dengan Latihan Mengendalikan Ejakulasi.

Ketika melakukan hubungan seksual, ada beberapa teknik dan metode yang bisa dicoba yang mungkin bisa membantu mengatasi masalah ejakulasi dini. Beberapa teknik ini adalah:

Teknik berhenti dan remas

Teknik ini mengatasi ejakulasi dini dengan cara menurunkan gairah seksual sebelum klimaks. Caranya, ketika Anda merasa akan ejakulasi, berhentilah dan remas/tekan ujung penis Anda, yaitu di bagian di antara kepala dengan batang penis. Tahan remasan selama beberapa detik sampai Anda tidak lagi ingin ejakulasi. Ulangi proses ini sebanyak yang diperlukan.

Jika dilakukan dengan rutin, pada akhirnya nanti, Anda mungkin dapat menunda ejakulasi tanpa bantuan lagi.

Teknik stop-start

Sama dengan teknik sebelumnya, teknik ini mengatasi ejakulasi dengan cara menunda ejakulasi. Caranya, ketika Anda merasa akan ejakulasi, berhentilah dari melakukan aktivitas seksual. Berhenti total. Setelah Anda merasa kurang terangsang dan rasa akan ejakulasi sudah hilang, mulailah melakukan aktivitas seksual lagi.

Ulangi proses ini sebanyak yang diperlukan untuk membantu Anda mengontrol ejakulasi.

5. Mengatasi EDI dengan Menggunakan Kondom.

Ada jenis kondom yang dibuat lebih tebal dari kondom biasa. Kondom ini memang bertujuan menumpulkan sensitivitas penis sehingga memperlambat pencapaian orgasme. Pada sebagian orang, penggunaan kondom ini memang bisa menambah waktu yang dibutuhkan untuk orgasme.

Kesimpulan Tentang Penanganan Ejakulasi Dini.

Ejakulasi dini adalah jenis keluhan seksual yang normal dan umum yang menyerang hingga 40 persen pria di Amerika Serikat. Sebagaimana disampaikan oleh Urology Care Foundation, bahwa tidak ada obat resmi di Amerika Serikat untuk perawatan ejakulasi dini.

Bagi sebagian orang, dengan perawatan rumahan dan perawatan alami seperti yang sudah dijelaskan di atas dapat membantu mereka mengatasi gejala ejakulasi dini. Namun, jika keluhan ejakulasi ternyata tetap tidak bisa diatasi dengan terapi mandiri, Anda harus memeriksakan diri Anda ke dokter ahli untuk mengetahui dan mengobati penyebabnya.

Terimakasih sudah berkunjung ke Harmonis.net. Semoga bermanfaat.